Sekolah Berbasis Pesantren merupakan model pendidikan yang memadukan sistem pendidikan formal dan sistem pendidikan pesantren.  Dalam pelaksanaannya sistem pendidikan formal menitik beratkan pada pengembangan kemampuan ilmu pengetahuan secara umum (kecedasan itelektual) dan keterampilan, sedangkan sistem pendidikan pesantren menitik beratkan pengembagan sikap, akhlaq, iman, ketaqwaan, kemandirian, dan ilmu-ilmu keagamaan. Sehingga dengan memadukan dua sistem pendidikan tersebut diharapkan mampu mencetak generasi bangsa yang berilmu dan berkhlqulkarimah.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL, “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.

Sesuai dengan UU tersebut, kecerdasan intelaketual dapat dipelajari dan didapatkan pada sistem pendidikan formal (SD, SMP, SMA/SMK), sedangkan pada sistem pendidikan pesantren mengutamakan pengjaran pada kecerdasan spiritual, dan pendalaman ilmu keagamaan yang meliputi keribadian yang berakhlaqul karimah, serta keimanan..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here