Sejarah

Yayasan ini didirikan pertama kali oleh beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama yang antara lain KH.Anwaruddin (almarhum) dan KH. Dawam Sartoni. Yayasan ini tercatat di Notaris Dr.HM. Ridhwan Indra R.A, SH dengan nama Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda No 61 Tanggal 31 Maret 1999.

YPI Nurul Huda pada awal berdirinya mengelola Madrasah Diniyyah Awwaliyyah (MDA) dan pada tahun 2005 mulai merintis Raudlotuul Athfal (RA Bunga Bangsa) dan Madrasah Ibtidaiyyah (MI Nurul Huda)

Dalam perjalannya Yayasan ini terus berkembang dan pada tahun 2007 mendapat program bantuan pemerintah yaitu Austraia Indonesia –Basic Education Program (AI-BEP) dengan mendirikan Madraah Tsanawiyyah Nurul Huda dan Pondok Pesantren Baru. Pada saat bersamaan juga dibuka Madrasah Aliyah Nurul Huda sebagai bentuk komitmen yayasan akan tersedianya jenjang pendidikan yang lebih tinggi, hal ini tidak lepas dari dorongan dan keinginan masyarakat sekitar.

Pada tahun 2012 Yayasan Nurul Huda Setu mulai merintius SMK Insan Nasional berbasis pesantren, dengan membuka jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Teknik Sepeda Motor (TSM). Berdirinya SMK Insan Nasional juga tidak lepas dari dorongan masyarakat sekitar untuk menghadirkan sekolah berbasis Skill / ketrampilan, mengingat letak geografis masyarakat yang berbaada di kawasan indutri yang terus berkembang.

Dan pada Tahun 2013 Yayasan Nurul Huda Setu mendirikan Sekolah Dasar Islam Nurul Huda yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Modern Nurul Huda dengan luas lahan lebih dari 2 hektar terletak di desa Cikarageman Kecamatan Setu.