Reformasi Pengurus ONH 2018/2019

Reformasi Pengurus ONH 2018/2019

Untuk menjaga dan meneruskan keberlangsungan suatu organisasi di suatu lembaga seperti misalnya itu di Madrasah maupun pondok, dalam setiap periode dari  masa awal pelantikan pengurus  hingga akhir masa jabatannya dibutuhkan pergantian pengurus secara berkala. Kenapa demikian? karena pengurus tersebut sudah mengakhiri masa tugasnya dan pergantian pengurus adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk memberi ruang dan kesempatan bagi calon calon pengurus baru yang lebih yunior, memberi amanah dan pembelajaran kepemimpinan kepada pengurus baru untuk mengemban tugas tugas  yang diberikan dan juga penyegaran dari sisi sumber daya manusia dalam hal ini siswa/ santri agar kepengurusan ke depannya ada perbaikan, pembenahan dan mungkin  juga program program baru yang lebih baik dan keberlanjutan program kegiatan baik di madrasah ataupun pondok  tetap terus berjalan. Karena biasanya program pengurus lama dengan pengurus baru mempunyai program yang berbeda yang akan dijalankan selama masa kepengurusannya. Tapi walau berbeda atau sekadar memperbaiki program pengurus lama tapi sebenarnya esensinya sama yaitu kegiatan rutin yang berkaitan dengan siswa / santri baik itu kegiatan yang sifatnya  harian, mingguan, bulanan juga  perayaaan hari besar Nasional dapat terus berlangsung, terjadwal, tertata dengan baik dan rapi. Kalau di tingkat Madrasah kita mengenal OSIS dan pergantian pengurus Osis/ Reformasi OSIS biasanya diadakan setiap tahun tahun sekali. Bagaimana dengan pergantian pengurus di Ponpes Nurul Huda tahun ini /Reformasi Pengurus ONH 2018/2019?

Tidak jauh beda dengan pengurus OSIS di tingkat Madrasah,begitu juga yang dialami oleh ONH (Organisasi Nurul Huda) di bawah naungan Yayasan Nurul Huda Setu. Pergantian pengurus secara berkala diadakan setahun sekali. Menurut pak Musawwir, M.Pd selaku musrif ponpes Nurul Huda pergantian pengurus rencananya dijadwalkan pada bulan februari 2018. Tapi karena kesibukan dan padatnya kegiatan pengurus senior dari kelas 11 dan 12 seperti persiapan UN, pendalaman UN, Try Out Universitas dan lain sebagainya, begitu pula benturan padatnya jadwal ujian-ujian di Madrasah  dan  karena kurangnya persiapan, maka pergantian/ Reformasi Pengurus ONH 2018/2019 diundur yang semula dijadwalkan bulan februari 2018 mundur 3 bulan menjadi bulan Mei 2018 tepatnya hari Jumat, tanggal 11 Mei 2018 yang hampir berdekatan dengan pelaksanaan hajatan tahunan terbesar di Yayasan Nurul Huda Setu yaitu Haflah Nurul Huda Setu pada 13 Mei 2018.

Reformasi Pengurus ONH 2018/2019 a

Reformasi Pengurus ONH 2018/2019 b

Acara pelantikan pengurus baru dan serah terima jabatan pengurus lama ke pengurus baru dimulai pada ba’da isya kurang lebih jam 19.30. Dihadiri oleh semua santri tingkat MTs , MA, SMK yang mukim di pondok pesantren Nurul Huda, terlihat juga di acara tersebut para musrif santri putri Bu Erna Tikasari S.Pd dan bu Shifa Fauziah S.Pd, musrif santri putra pak Musawwir, M.Pd dan Ustadz Syaikhu tak ketinggalan Ketua Umum Yayasan hadir pula saat acara akan dimulai. Acara dibuka oleh MC ananda Zaula R. Latjuba diawali oleh sambutan Ketua Umum Yayasan Nurul Huda Setu KH. Atok Romli Mustofa, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan agar pengurus baru diharapkan dapat menjadi teladan/ Uswatun Hasanah bagi santri lainnya, tidak mudah loyo, lesu ketika mendapatkan tugas atau masalah yang sebenarnya dapat dicari jalan keluarnya dengan diskusi dan musyawarah dengan sesama pengurus lain. Beliau juga mengharapkan agar semangat para pengurus baru ini selayaknya ibarat mesin Mercedes yang selalu tanggap, responsif, cepat dan tepat dalam mengambil keputusan utnuk kepentingan bersama. Itu mungkin sekadar bahasa kiasan dari beliau agar para  pengurus baru tetap terus bersemangat dalam menjalankan tugas dan meneruskan tongkat estafet kepengurusan & kepemimpinan dari periode sebelumnya.

Setelah sambutan dari ketua umum Yayasan dilanjutkan dengan serah terima jabatan pengurus lama ke pengurus baru. Ketua Munadhomah sebelumnya adalah Hambali Putra Perkasa dan Dhita Rizki Ananda, Ketua Mudabbir sebelumnya adalah Ahmad Choiri dan Dhiya Azkia Kamali diganti dengan pengurus baru yaitu:  Ketua Munadhomah baru ananda Ahmad Choiri dan Dhiya Azkia, Ketua Mudabbir baru ananda M. Faseh dan Mery. Beberapa saat sertijab kelar, maka dibacakanlah ikrar pengurus baru yang sudah dilantik. Ditutup dengan doa oleh ustadz Syaikhu.

Menurut pengurus Munadhomah baru yang  terpilih pada periode 2018/2019, kepengurusan sebelumnya (periode 2017/2018) sudah melaksanakan tugas dengan cukup baik, tapi kendalanya adalah kurangnya pengurus dalam memahami jobdesk masing masing dan kurangnya pengurus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Mudabbir lain sehingga dalam beberapa kegiatan yang berjalan tidak optimal. Harapan ke depan pengurus baru yang terpilih adalah pengurus yang sekarang dapat memberikan yang terbaik bagi pondok, lebih bersemangat, dapat memberi kontribusi lebih kepada ONH, sehingga di akhir masa kepengurusan dapat memberikan kenangan baik bagi adik adik tingkat mereka di pondok maupun di madrasah. Sedangkan harapan pak Musawwir M.Pd selaku musrif putra agar reformasi & pelantikan pengurus baru tahun depan tidak tertunda lagi perlu dipersiapkan dan dijadwal dengan persiapan yang lebih terencana.

Yayasan Nurul Huda Setu ,Ustadz-ustadzah yang berada di pondok beserta segenap guru dan staff mengucapkan Selamat atas terselenggaranya pelaksanaan Reformasi Pengurus ONH 2018/2019 , terutama kepada semua pengurus  baru ONH 2018/2019 yang sudah dilantik. Terimakasih kepada pengurus ONH periode sebelumnya, khususnya dari santri kelas 12 MA dan SMK yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, lanjutkan perjuanganmu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.  Semoga pengurus baru selanjutnya bisa lebih baik, menjadi uswatun hasanah bagi santri lain dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugas selama masa kepengurusan setahun ke depan.

 

 

Add Comment